Blogroll

Minggu, 07 April 2013

Soto Seger Semarangan ala Teh Ninik

Di kota saya ada sebuah warung soto yang sangat ramai dengan pengunjun yang sangat padat. Memang klo disebut warung sih kurang pas, karena tempatnya sangat ramai dan luas plus banyak pelanggan yang memarkir motor dan mobilnya di lahan parkir warung tersebut.

Memang sih ini sejenis soto Semarangan yang hanya disajikan di mangkuk mini (separuh dari mangkuk2 soto biasanya) tapi....memang rasanya seger banget, yaitu soto daging sapi dengan kuah kekuningan dan taburan bawang putih goreng dan irisan tomat segar. Untuk pelengkapnya, banyak disediakan gorengan dan sate-satenan seperti tahu, tempe, sosis solo, tahu isi, sate babat, sate paru, usus goreng, belut goreng, perkedel, sate daging sapi dll pokoknya komplit! Tidak lupa kriuk2nya ada kerupuk, karak, juga  rambak kulit.

Pada suatu akhir pekan, iseng saya pengen membuat sendiri menu soto Semarangan seperti itu. Alasannya adalah biar puas menikmatinya, tidak hanya satu mangkok kecil aja klo beli di warung soto itu heheheh.... Plus, alasan lain adalah pengen membandingkan hasil karya saya, sama enaknya atau malah lebih enak soto bikinan saya daripada di warung itu hihihiih.... Pede.com!

Dengan berbekal kemampuan dalam memasak sejenis soto daging, maka dengan penuh rasa percaya diri saya membuat soto ini di rumah.

Berikut resep soto Semarangan versi saya:

Bahan2:
  • Daging sapi 1/4 kg
  • Kecambah kedelai yang belum memanjang 1 ons (direndam air panas, jgn terlalu matang)
  • Soun halus 1 ikat kecil (direndam air panas, sampai empuk)
  • Tomat matang segar 1 buah
  • Kentang 2 buah (iris2 tipis dan kecil2 dan di goreng kering)
  • Air sekitar 3 liter
  • Margarin untuk menumis

Bumbu2:
  • Bawang merah 4 butir
  • Bawang putih 6 butir
  • Bawang bombay 1/2 butir besar
  • 3/4 sendok makan merica butir
  • 1/4 butir pala
  • Daun salam 3 lembar
  • Lengkuas 5 cm
  • Daun jeruk 2 lembar
  • Jahe 3 cm
  • Kunyit bakar 2 cm
  • Serai 1 batang
  • Daun bawang 2 batang
  • Daun sledri secukupnya
  • Kaldu blok rasa sapi 2 biji
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Pelengkap: bawang putih goreng, irisan seledri, irisan tomat matang segar, kecap manis, jeruk nipis dan sambal cabe rebus.

Cara memasak:
  1. Rebus daging dalam air mendidih sampai empuk menggunakan api kecil agar kuah bisa bening dan tidak keruh.
  2. Setelah daging empuk, masukkan lagi air dan masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, serai, jahe.
  3. Sambil menunggu kuah mendidih, haluskan bumbu2 seperti merica, pala, bawang bombay, bawang merah, bawang putih dan kunyit. (kunyit ini cuma berfungsi sebagai pemberi warna kuning pada kuah agar tidak terlalu pucat penampilannya, jadi cuma menggunakan sedikit aja).
  4. Tumis bumbu halus dengan menggunakan margarin, sampai harum.
  5. Kemudian masukkan tumisan bumbu ke dalam kuah daging. Tambahkan 1 buah irisan tomat matang, 2 batang daun bawang dan seledri secukupnya.
  6. Tunggu hingga kuah mendidih dan daun bawang sudah layu.
  7. Masukkan garam, gula dan kaldu blok. Cicipi asinnya.

Cara penyajian:
  1. Ambil daging dari kuah, kemudian iris2 tipis.
  2. Susun soun, kecambah, kentang goreng dan daging iris.
  3. Siram dengan kuah daging.
  4. Taburi dengan bawang goreng putih, sledri dan irisan tomat.
  5. Sajikan dengan nasi panas dan pelengkap yang lain seperti jeruk nipis, sambal dan kecap manis.

Eh......setelah matang nih, saya langsung mengicipi; bukan mengicipi sih namanya krn langsung makan satu mangkuk+nasi hehehe....
Dan menurut saya sih, rasa nya gak kalah dengan soto di warung favorit saya itu! Bahkan lebih enak hehehe (secara kan saya gak ngasih terlalu banyak penyedap seperti di warung itu :)

Mau nyoba juga merasakan segarnya soto Semarangan ala saya? Silahkan di coba resep tersebut diatas!!





Kamis, 04 April 2013

Agar Mie Instan Lebih Sehat Disantap

Saya adalah penggemar mie; mulai dari mie ayam, mie godog, mie goreng atau mie instan. Dan "bakat" ini, menurun ke anak saya juga. Dia juga suka banget berbagai macam variasi menu berbahan mie.

Nah, kadang di saat pengen yang cepet, saya terpaksa menggunakan mie instan untuk di santap. Tapi...ada beberapa hal yang saya akali dalam menghidangkan mie instan agar lebih sehat untuk disantap.
Beberapa trik yang saya gunakan untuk mensiasati hal tersebut adalah:
  • Menambahkan bumbu seperti bawang merah, bawang putih dan garam. Sedangkan bumbu bawaan dari mie instan di pakai separuh saja.
  • Menambahkan sayuran seperti sawi, kol, tomat atau wortel.
  • Menambahkan telur.
  • Untuk mie rebus, air rebusan mie dibuang.
Berikut bagaimana mengolah mie instan rebus versi saya:
  1. Rebus mie dalam air mendidih. Setelah agak lunak, angkat dan tiriskan. Taruh dalam piring.
  2. Panaskan sedikit minyak goreng, dan tumis bawang merah dan bawang putih  yang sudah di cincang halus. Setelah harum, masukkan air secukupnya (sekitar 2 gelas). Masukkan telur dg cara di ceplok. Aduk perlahan sampe telur menggumpal matang. Tapi jangan sampai hancur agar tidak terlalu amis. (Saya biasanya menggunakan telur bebek atau telur ayam kampung, bukan telur ayam negri).
  3. Masukkan sayur-sayuran. Tunggu hingga mendidih dan empuk.
  4. Matikan api.
  5. Masukkan ke dalam mangkuk separuh bumbu mie instan,minyak dan cabe nya bila suka. Tambahkan garam sesuai selera.
  6. Baru setelah itu tuang rebusan kuah ke dalam mangkuk. Aduk rata dan cicipi apakah perlu ditambah garam atau tidak.
  7. Cara menyajikan, ambil mie yg sudah direbus dan ditiriskan tadi, baru siram dengan kuah yang sudah dibuat. Saya sengaja memisahlan mie dan kuahnya agar mie tidak 'medok'/mengembang jika tidak segera disantap pada saat itu juga.

Meskipun sudah di siasati seperti itu, tetep yah kita harus membatasi konsumsi mie instan karena kurang bagus untuk kesehatan kita...^_^


Senin, 25 Maret 2013

Dan Dimanakah...........

Dan dimanakah tiada kau temui suatu masalah sahabat...?
Dan dimanakah tiada kau temui kerikil di jalan setapakmu...?
Dan dimanakah tiada duri dalam mawar kehidupanmu....?
Dan dimanakah tiada kau liat awan gelap di langit hatimu...?

Apakah di puncak gunung,
apakah di kolong jembatan,
apakah di ujung dunia,
tiada akan kau temui masalah dan hambatan dalam hidupmu?

Adakah tempat yang paling nyaman di dunia ini?

Jawablah!
Adakah?

Dan bahkan kamu pun sudah tahu pasti bahwa memang tidak ada

Sahabat, dan masalah adalah teman kita, bayangan kita
Berdamailah dengannya, peluklah ia, berjalanlah beriringan dengannya
dan dia akan menggandengmu menuju kebijaksanaan...




(Hamamah, 25032013)

Sabtu, 23 Maret 2013

Resep Sambel Tumpang ala Teh Ninik

Sambel tumpang merupakan menu favorit suami saya... Biarpun tiap pagi sarapan dengan menu sambel tumpang tetep aja makannya berselera...:)

Agar tidak bosan dengan sambel tumpang yang itu-itu saja, saya sering memvariasikannya dengan menambahkan telur rebus, tahu putih, tahu kulit, tahu pong atau rambak kulit.

Berikut resep sambel tumpang versi saya yang bisa di coba ^_^

Bahan:
  • Tempe 2 papan. Klo tidak suka dikasih tempe busuk, bisa menggunakan tempe yang sudah di diamkan beberapa hari, tapi tidak sampai membusuk.
  • Telur rebus 5 buah
  • Tahu kulit 5 buah, potong jadi 2
  • Rambak kulit/rambak sayur 1 ons
  • Santan kental setengah gelas

Bumbu-bumbu:
  • Bawang putih 4 siung
  • Bawang merah 5 siung
  • Kemiri 3 buah
  • Cabai merah besar 5 buah
  • Cabai rawit sesuai selera
  • Ebi setengah sendok teh (bila suka)
  • Daun jeruk 2 lembar, sobek-sobek jadi 2
  • Daun salam 2 lembar
  • Kencur 2 cm
  • Lengkuas 1 ibu jari 
  • Gula merah satu sendok teh
  • Penyedap/kaldu bubuk
  • Garam 2 sendok teh (sesuai selera)
  • Pelengkap: sayuran rebus (kacang panjang, kecambah dll), bawang goreng sebagai taburan.

Cara membuat:
  1. Rebus tempe, bawang merah, bawang putih, cabai sampai lunak
  2. Haluskan bumbu-bumbu yang sudah direbus, kemiri, ebi dan kencur.
  3. Haluskan tempe yang sudah direbus secara terpisah. Sisihkan.
  4. Tumis bumbu halus, masukkan rambak kulit/rambak sayur. Masukkan air secukupnya. Masukkan daun salam, lengkuas, daun jeruk. Rebus hingga rambak empuk.
  5. Masukkan tempe halus, tahu, telur rebus.
  6. Masukkan santan. Dan tambahkan air bila perlu.
  7. Tambahkan gula merah, kaldu bubuk dan garam.
  8. Icipi rasanya, dan tambahkan gula atau garam hingga terasa sedap.





Senin, 18 Maret 2013

Apa Itu BB Cream?

BB cream atau Blemish Balm Cream pertama kali populer di Korea. Produk ini sering digunakan para artis Korea agar wajahnya kelihatan mulus, halus tapi tetap natural. Dan sekarang BB cream tidak hanya populer di Korea saja tapi sudah mendunia dan banyak industri kosmetik beramai-ramai membikin BB cream dengan versinya sendiri.

BB cream ini mirip seperti alas bedak tapi dengan kandungan bahan yang lebih komplit yaitu: bahan pengencang wajah, kandungan SPF tinggi, dan bahan-bahan penutup noda yang ampuh. Jadi bisa disebut BB cream ini adalah krim ajaib yang mempunyai banyak fungsi.

Apakah Anda pecinta BB cream yang mengkoleksi berbagai merk BB creaam? Atau malah Anda belum pernah menggunakan BB cream sama sekali?

Bagi yang pengen nambah koleksi BB cream atau baru mau nyobain BB cream, cobain aja BB cream keluaran Oriflame yang baru. Formulanya 5 in 1 yaitu : kaya pelembab tapi tidak terasa berat di kulit, mengandung SPF 30, menyamarkan ketidaksempurnaan , bintik hitam dan bekas jerawat, membuat wajah tambah segar dan bercahaya dan bebas minyak.

Ada 3 varian warna BB cream yaitu: fair, light dan medium. Bisa disesuaikan dengan warn akulit kita masing-masing.

Untuk pemakaiannya, bagi yang kulit berminyak bisa langsung memakai BB cream nya trs dilanjutkan bedak. Bagi yang berkulit kering, bisa menggunakan pelembab dlu, BB cream kemudian bedak.

Jangan lupa di coba yah BB cream nya biar wajah kita jadi mulus tanpa noda plus biar tidak ketinggalan trend kecantikan masa kini heheheh

Kamis, 14 Maret 2013

Persiapan Melahirkan

Sudah menginjak bulan ke 8 kehamilan, dan tak terasa tinggal sekitar sebulan lagi menyambut kedatangan si buah hati.

Meskipun bukan kehamilan yang pertama, tetap saja merasa deg-degan dan axcited menyambut kelahiran si calon jabang bayi.

Untuk menghilangkan kegalauan dalam menunggu si buah hati hadir, biasanya saya alihkan dengan melihat atau browsing toko online yang menjual baju bayi yang lucu-lucu, atau membaca-baca artikel tentang bagaimana mempersiapkan kelahiran.

Berikut ini beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum kelahiran datang, yang saya baca dari buku dan browsing di internet:

  1. Yang berhubungan langsung dengan persalinan seperti, memilih tempat untuk melahirkan, memilih tenaga kesehatan yang akan membantu persalinan, transportasi yang akan digunakan, biaya persalinan dan siapa yang menjaga dan menemani saat persalinan.
  2. Keperluan ibu yang perlu disiapkan antara lain: baju tidur dan baju ganti yang berkancing depan untuk memudahkan menyusui, bra menyusui, baju untuk pulang dari rumah sakit, sandal yang nyaman, pakaian dalam, pembalut khusus wanita melahirkan, gurita/korset ibu bersalin dan perlengkapan pribadi seperti alat mandi dan kosmetik.
  3. Keperluan bayi antara lain popok (beberapa buah), baju bayi,selimut, bedong kaos kaki dan tangan, gendongan bayi, bedak bayi, minyak telon dll.
  4. Semua kebutuhan tersebut disiapkan dalam satu tas besar sebelum kelahira tiba, sehingga jika saat melahirkan tlah tiba kita tinggal membawa tas besar tsb ke tempat persalinan.
Itulah beberapa hal yang perlu disiapkan dalam menghadapi kelahiran. Tapi yang tidak kalah penting dari semuanya adalah persiapan fisik dan mental bagi ibu hamil agar persalinannya lancar dan selamat... Aamiin....

Nugget Ikan

Bahan:

  • 250 gr ikan kakap
  • 2 lembar roti tawar
  • 2 butir telur ayam
  • Garam secukupnya
  • Sedikit pala
  • Sedikit thyme (jika suka)
  • 2 butir putih telur
  • Tepung panir
  • Minyak untuk menggoreng

Cara membuat;

  1. Blender ikan, roti tawar dan telur, angkat.
  2. Masukkan semua bumbu, aduk rata.
  3. Ambil loyang, minyaki terlebih dahulu, alasi dengan kertas roti lalu tuang adonan dan kukus selama lebih kurang 30 menit, angkat.
  4. Setelah dingin dipotong-potong seperti bentuk jari atau bentuk binatang (sesuai selera) kemudian dipanir lalu celup ke putih telur dan dipanir lagi, setelah itu goreng dalam minyak panas sampai berwarna kecoklatan, angkat.

Menu Sehat Bayi dan Balita